Sunday, April 21, 2013

PEMBANGUNAN DAERAH


Pembangunan Daerah Papua

Perencanaan pembangunan pada intinya adalah menetapkan pilihan yang terbaik dari berbagai pilihan yang baik. Dengan maksud bahwa program atau kegiatan yang di tetapkan pertama untuk dibangun harus mempunyai daya ungkit atau daya dorong untuk pembangunan berikut.
Dengan demikian pembangunan insfrastruktur transportasi menjadi daya dorong pembangunan insfraktruktur pemerintahan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat. Pengamatan dilapangan menunjukkan bahwa tahapan pembangunan yang telah dilaksanakan Bupati,  Walikota untuk membangun daerah dan melayani masyarakat sesungguhnya sudah tepat.

Kita tidak bisa cepat mengatakan kenapa begini dan begitu, harus  kita sabar menunggu, melihat hasil pembangunan pada 5-10 tahun ke depan, pasti ada perubahan yang terjadi. 

Hasil Pemantauan dan Evaluasi 

Sesuai tugas pokok Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) yaitu membantu Presiden mengkoordinasikan, mensinkronisasikan dan memfasilitasi perencanaan serta pengendalian dan evaluasi pelaksanaan percepatan pembangunan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat berdasarkan Perpres Nomor 65 dan 66 Tahun 2011, maka sebelum melaksanakan tugas pemantauan dan evaluasi harus mengetahui lebih dahulu apa yang telah dicapai oleh Pemerintah selama ini dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah. 
Data-data dan ukuran-ukuran secara umum dapat kami peroleh dari Buku Kabupaten Dalam Angka, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Potensi Desa dan sumber-sumber lainnya yang digunakan oleh Pemerintah untuk mengukur perkembangan dan kemajuan suatu daerah dan masyarakatnya. 
Dari hasil pemantauan dan evaluasi yang dilakukan secara bersama oleh tenaga profesional maupun individu sebagai pemangku kabupaten/kota dan penghubung kabupaten yang berasal dari pejabat kabupaten, bertugas memantau dan menginformasikan tentang keadaan sosial ekonomi, sosial politik dan budaya, infrastruktur, dan tata ruang wilayah, untuk dikaji lebih lanjut guna memperoleh saran tindak dan rekomendasi yang ditujukan kepada Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Tahapan dan Urutan Pembangunan

Secara umum dapat dikatakan bahwa tahapan dan urutan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Bupati, Walikota pembangunan daerah dan melayani masyarakat sudah tepat terutama daerah otonom baru. 
Langkah awal yang dilakukan adalah membangun infrastruktur jalan dan jembatan. Mengapa demikian? Karena melalui pembangunan jalan, wilayah yang masih hutan rimba, yang belum dijamah oleh manusia dapat dibuka. Dengan terbukanya wilayah, maka ada hubungan antara manusia dari satu tempat atau kampung yang satu dengan kampung lain. Dari hubungan ini lahirlah kebutuhan hidup untuk saling menghormati, menolong, saling mengenal antara sesama anggota masyarakat, juga akan tumbuh pemahaman dan kesadaran bahwa sejatinya kehidupan ini bukan saya saja atau kelompok kami saja tetapi juga ada manusia lain yang menjadi bagian dalam kehidupan ini. 

Ini yang disebut interaksi sosial, yang patut dibangun diantara sesama manusia sebagai warga masyarakat, diberlakukan dan dipertahankan nilai-nilai universal : persaudaraan, kedamaian, keadilan, kebenaran, dan kejujuran. 
Manfaat lain juga dari keterbukaan wilayah adalah mendorong pembangunan kehidupan masyarakat yang lebih baik : utamanya peningkatan kehidupan ekonomi rakyat, memperlancar peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan serta menumbuhkan semangat pengabdian pegawai negeri sipil di distrik dan kampung.
Kita harus sabar menunggu hasil pembangunan pada 5-10 tahun ke depan, pasti ada perubahan yang terjadi. Kenapa kita harus sabar? Karena pembangunan yang di laksanakan oleh pemerintah, pada intinya pembangunan yang bertahap dan berlanjut. 

Itu berarti akan menjangkau seluruh wilayah dan masyarakat.
Sudah menjadi tekad Bupati, Walikota untuk terus membangun daerah dan melayani masyarakat sehingga di suatu waktu kelak nanti kehidupan masyarakatnya lebih baik, hidup dalam suasana aman, damai dan bahagia. 
Bahwa pendidikan dan kesehatan belum disentuh secara baik dan menyeluruh, apa lagi ekonomi rakyat. Semuanya ini membutuhkan proses yaitu waktu yang lama. Dari ketiga sektor ini yang paling berat adalah ekonomi rakyat. Pendidikan dan kesehatan seiring dengan tekad pemerintah untuk terus memberi perhatian pada sektor  ini, maka dalam waktu kedepan nanti pasti ada kemajuan dan perubahan yang terjadi. Tetapi yang paling berat adalah ekonomi rakyat. Bila hanya terbatas yang dimaksud dengan cukup sandang pangan dapat dipenuhi tetapi yang dimaksud adalah sebagai pelaku ekonomi dalam arti luas, jual, beli, dagang. Ini membutuhkan waktu yang lama. Untuk itu harus ada kekhususan, pengecualian, dan keberpihakan, harus ada perlindungan dalam kebijakan dan regulasi dari pemerintah. Bila tidak, diibarat dengan  ikan besar dan ikan kecil dalam satu kolam . Pada saat tertentu ikan besar akan makan ikan kecil dalam kolam itu karena ia tidak berdaya akhirnya tersisihkan dan terpinggirkan. 

Saran Tindak

1.Perlu ada keberpihakan, pengecualian, pendampingan dan kemandirian dalam dunia usaha bagi orang Papua. Ada peraturan yang mengatur dan melindungi pengusaha orang Papua. Dengan maksud harus ada kekhususan yang memberikan ruang untuk ada keberpihakan.  Seperti Peraturan Presiden No. 84 Tahun 2012 tentang pengadaan Barang dan Jasa ada keberpihakan kepada pengusaha Asli Papua. Untuk wilayah Pantai penunjukan langsung dalam batas 500 juta dan untuk wilayah Pegunungan 1 milyard.

2.Pemimpin pemerintahan dalam kebijakannya harus ada keberpihakan, dan perlindungan dengan maksud memberi ruang yang lebih besar kepada pengusaha asli Papua.


Analisis :

Pandangan saya mengenai pembangunan daerah di Papua yang dilakukan oleh pemerintah daerah sudah tepat. Dengan perencanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tersebut maka akan membantu mengatasi masalah polarisasi Kelompok Etnis di kalangan penduduk asli Papua yang masih kental, disamping itu pembangunan tersebut juga membantu menyatukan berbagai daerah terpencil dimana penduduknya belum saling terhubung karena dibatasi oleh hutan-hutan rimba yang memutuskan proses terjadinya interaksi sosial, yang dimana interaksi sosial tersebut dapat membantu masyarakat untuk saling mengenal dan bertukar budaya untuk menjadi masyarakat yang rukun yang dapat saling memahami satu sama lain.

Dalam proses pembangunan tersebut pemerintah harus memperhatikan kinerja pembangunannya dan tetap konsisten untuk menjadikan pembangunan daerah tersebut sebagai  pilar-pilar dalam proses peningkatan infrastruktur di Provinsi Papua. Karena Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan. Artinya melanjutkan apa yang telah dibangun, membangun yang belum dibangun dan menambah bagian-bagian baru sesuai kebutuhan nyata masyarakat. Prinsip pembangunan seperti ini yang perlu dilaksanakan dalam sebuah kepemimpinan di daerah.Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai dalam aktivitas pemerintahan dan pembangunan pada periode lima tahunsebelumnya.

Saya juga mengharapkan Pemerintah Daerah Papua tidak hanya fokus dan tidak terlalu berlebihan dalam menyalurkan dana untuk pembangunan infrastruktur tersebut. Pemerintah juga harus meningkatkan fasilitas umum yang akan membantu dan mencerdaskan rakyat, seperti membangun sekolah, terminal yang menjadi media atau alat transportasi rakyat, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya. Tidak lupa juga pemerintah harus mendirikan pasar-pasar tradisional yang juga akan membantu meningkatkan tingkat ekonomi dan pangan masyarakat.

Sunday, April 7, 2013

KEADAAN PEREKONOMIAN INDONESIA

      Kondisi perekonomian Indonesia saat ini dapat dikatakan masih jauh dari harapan. Perekonomian Indonesia tergolong lambat karena berbagai permasalahan yang dihadapi sekarang ini. Salah satu permasalahan yang sering kita saksikan adalah seperti kesenjangan sosial antara masyarakat kalangan menengah keatas dengan masyarakat kalangan bawah yang terjadi karena ketidakmerataan yang diakibatkan oleh lambatnya pertumbuhan perekonomian negara saat ini. Dapat dikatakan bahwa ‘’dalam menilai perekonomian Indonesia kita dapat melihat dari kondisi rumah tinggal rakyatnya’’.


         Masalah yang menyerang perekonomian Indonesia saat ini  terdiri dari berbagai macam bidang, seperti masalah yang timbul pada bidang industri rumah tangga, pangan, jasa, masalah deflasi dan inflasi maupun ketidakbijaksanaan pemerintah dalam memprioritaskan kebutuhan masyarakat umum. Sebagai salah satu contoh permasalahan yang terjadi pada tahun 2007 adalah masalah beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah yang terkesan ambisius, pembangunan yang tidak realistis dan cenderung terbatas pada perusahaan tertentu, misalnya saja, pembangunan infrastruktur pembangkit listrilk 10.000 MW tidak didukung oleh administratif dan teknis yang baik. Pembangunan jalan tol juga tersendat, padahal pemerintah telah menyiapkan dana sebesar 600 Milyar untuk pembebasan tanah. Dana yang sangat besar yang sebenarnya dapat digunakan untuk mengatasi masalah pembangunan atau pangan di daerah-daerah yang sulit dijangkau pemerintah.

        Pemerintah daerah juga lebih senang menyimpan dananya di SBI daripada dialokasikan untuk memenuhi menggerakkan sektor riil di daerah. Dengan melihat kinerja pemerintah pada tahun 2007 yang sampai saat ini masih tidak memperlihatkan perubahan yang signifikan, maka proyeksi ekonomi di Indonesia dikatakan paradoks, disatu sisi ada kemajuan namun hanya sebatas sektoral, itupun tidak mempengaruhi kondisi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Oleh karena itu untuk keluar dari dilema ini, pemerintah harus segera menyelesaikan masalah peraturan dan perundang-undangan secepat mungkin.
Hal-hal ini lah yang hingga saat ini terus menghambat dan sulit diatasi oleh pemerintah dalam mengatasi perekonomian Indonesia yang mengalami ketidakstabilan.



Analisis           :
 
Kondisi Perekonomian Indonesia saat ini masih jauh dari yang kita harapkan, perkonomian yang belum bisa dikategorikan sebagai perekonomian negara yang stabil atau baik. Hal ini dapat dilihat dari ketidakmerataannya kondisi perekonomian yang menyebabkan terjadinya kesenjangan sosial dimana terjadinya perbedaan antara adanya keberadaan kawasan mewah yang golongan masyarakatnya menegah keatas dengan adanya keberadaan kawasan kumuh yang tingkat ekonomi masyarakatnya sangat memperihatinkan.

Masalah Perekonomian Indonesia yang sampai saat ini sangat memperihatinkan bukan hanya tingkat kemiskinan dan pengangguran yang tinggi melainkan kinerja pemerintah yang tidak maksimal dan ketidakbijaksanaannya pemerintah dalam memprioritaskan kebutuhan masyarakat seperti yang sudah dibahas pada artikel diatas pemerintah lebih mengutamakan pembangunan ifrastruktur dibanding mengalokasikan dananya untuk menanggulagi masalah perekonomian masyarakat dibeberapa wilayah di Indonesia.

Friday, March 8, 2013

Persaingan Perdagangan Bebas antara Indonesia dan China pada 2014


Perdagangan internasional merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian pada suatu negara. Perdagangan internasional dapat mendorong peningkatan industri, perkembangan transportasi global, serta  berdirinya perusahaan multinasional. Namun perdagangan  internasional akhir-akhir ini menimbulkan berbagai masalah. Antara lainnya mengenai soal perdagangan bebas (free trade); yang dianggap kurang menghasilkan  dampak yang proporsional. Seperti di Indonesia soal free trade sudah mulai dipermasalahkan, sistem perdagangan multilateral yang sebenarnya harus meliputi banyak negara juga sedang mengalami kesulitan. Demikian pula organisasi internasional  WTO (world trade organization) praktis sedang lumpuh. Antara lainnya karena  proses Putaran Doha yang sedang dirundingkan mengalami kemacetatan. Sebaliknya berbagai sistem dan mekanisme perdagangan sedang berkembang dimana-mana. Dan dalam bentuk berbagai ragam. Terutama dengan tumbuhnya  berbagai macam FTA (free trade agreements)’. Telah timbul apa yang disebut “spagetti bowl”; suatu wadah yang dimasuki berbagai macam free trade agreements. Baikpun yang berbentuk regional maupun yang bersifat  bilateral ( BFT bilateral free trade).

         Indonesia-pun termasuk dalam kelompok negara-negara  yang telah mengadakan berbagai macam FTA’s – free trade agreements.
Sayangnya, Indonesia belum mendapat benefit dari perjanjian tersebut, khususnya dalam lingkup ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) dan yang sangat memprihatinkan adalah membanjirnya produk luar negeri di pasar domestik, seperti barang murah dari China, secara tidak langsung menghancurkan produk dalam negeri. kehancuran industri lokal ini disebabkan pemerintah menerima secara mentah-mentah ACFTA meski industri manufaktur domestik masih lemah. Padahal, China maupun AS baru membuka pasarnya ketika industri manufaktur sudah kuat. Mereka pun melakukan law policy, yaitu memproteksi produk dalam negeri selama beberapa dekade. Setelah industri dalam negeri stabil, baru membuka pasar bagi negara lain.
Banyaknya produk China yang menjamur di pasaran Indonesia, dikarenakan, keahlian para pengusaha dari China, yang mampu membaca situasi pasar Indonesia, yang kurang mengembangkan industri kecilnya, yang dinilai berpotensi menjadi salah satu pengembangan hegemoni baru, untuk menghasilkan komoditi yang cukup bagus bagi pasaran ekspor di luar negeri. Hal ini menjadi sebuah problema tersendiri yang telah dimanfaatkan China, untuk membidik pasaran Indonesia, yang dinilai oleh China, Indonesia masih mengalami pendapatan ekonomi masyarakatnya. Sehingga sebuah pencitraan konsumsi pasar baru, diciptakan oleh China, untuk mencari keuntungan tersendiri dari efek keadaan Indonesiayang rata-rata penduduknya memiliki income per kapita yang kecil, dalam statistik perekonomiannya. Diluar dari permasalahan persaingan bisnis ekonomi, Indonesia dam China, harus dapat saling memahami, untuk lebih jauh mengadakan pendekatan ke arah bidang yang lain.

Pendapat saya tentang persaingan perdagangan Indonesia dan China pada 2014 adalah:
perdagangan bebas tersebut akan merugikan Indonesia,
produk-produk dari China akan mengakibatkan penurunan perekonomian Indonesia, karena berpotensi membangkrutkan banyak perusahaan dalam negeri, seperti perusahaan tekstil, mainan anak-anak, furniture, keramik dan elektronik. Bangkrutnya perusahan tersebut disebabkan karena ketidaksiapan para pelaku bisnis Indonesia, terutama bisnis menengah dan kecil dalam bersaing. Pemikiran tersebut didasarkan pada kondisi yang terjadi saat ini, dimana berbagai produk dari China telah membanjiri dan mendominasi pasar Indonesia. Produk dari China yang masuk ke pasar Indonesia sangat bervariasi dan memiliki harga yang relatif murah.
Sikap saya mengenai persaingan perdagangan bebas Indonesia dengan china adalah:
pemerintah harus memperbaiki infrastruktur, membuat kebijakan yang melindungi produk dalam negeri serta mensosialisasikan kepedulian dan kecintaan produk dalam negeri kepada masyarakat. Upaya lain untuk mensejahterakan perekonomian Indonesia juga dapat didukung dengan melakukan perjanjian ulang dengan China, meminta negara itu secara sukarela membatasi ekspor ke Indonesia. Pola seperti itu pernah dilakukan AS terhadap China, dan berhasil. Dengan cara itu, diharapkan terjadi keseimbangan perdagangan antara Indonesia dan China.
Caranya, pemerintah mengajak anggota ASEAN yang tergabung dalam ACFTA, seperti Thailand, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, agar mau melakukan negosiasi ulang dengan China.
Antisipasi yang dapat dilakukan terhadap perdagangan bebas dengan china:
1. Indonesia perlu meningkatkan kreatifitas dalam mengeluarkan produk, memproduksi barang yang belum    
    diproduksi oleh china dan mengekspor ke Negara-negara yang belum diekspor oleh china.
2. Jika pemerintah tidak mampu berkompetisi dengan china untuk beberapa sector perdagangan, maka
    strategi yang dapat dilakukan adalah dengan mengeluarkan kebijakan sefaguard, yaitu pengenaan Bea
    Masuk Tindakan Pengamanan (BMPT).

Monday, November 5, 2012

ANALISA BISNIS BERTERNAK ITIK TANPA AIR


Menurut saya dalam bisnis ternak itik tanpa air ini memiliki cukup banyak manfaat. Dengan memilih bisnis ini saya dapat membangun relasi bisnis di dunia perdagangan. Dalam proses berternaknya pun  saya dapat  mengetahui secara mendalam bagaimana cara membudidayakan itik, mulai dari memberi pakan, proses membesarkan itik dara sampai itik dewasa, dan cara menjaga dan menangani penyakit yang menyerang itik yang dapat merugikan peternak.

Melalui proses ternak, banyak produk yang dihasilkan oleh itik yang dapat dijual atau dipasarkan, sehingga saya dapat mengetahui berbagai macam pasaran lainnya selain pasaran daging itik, seperti pasaran kotoran itik, pasaran bulu itik, pasaran kotoran itik dan lain-lain. Saya juga dapat ikut serta dalam membudidayakan dan melestarikan itik, menyediakan lapangan pekerjaan dan dapat memberikan ilmu berternak kepada masyarakat sekitar.


Saturday, October 20, 2012

SAYAP-SAYAP CINTA


Cinta merupakan esensi alami pada diri manusia. Disepanjang perjalanan hidup, prinsip cinta senantiasa mendampingi, meski cinta dalam diri bagaikan pasang surut air laut, namun cinta akan selalu ada dan berpaut. Cinta berkobar dengan inspirasi yang tercipta oleh energi cinta yang gaib, kuat, dan kuasa. Nuansanya mampu membangunkan tenaga yang terlelap, membebaskan daya kekuatan yang dirantai belenggu bagai pemecahan atom dan pelepasan atom.

Cinta seringkali menimbulkan keselarasan hidup, walau terkadang menjadi ranjau dalam kehidupan nyata. Dirinya tak mengenal usia, kultur, agama, ras, ataupun ideologi. Cinta merupakan kekuatan yang tidak terbatas yang tak akan pernah pupus walau termakan ruang dan waktu. Cinta yang disertai ketulusan adalah suatu cinta yang bebas dari sebuah pengharapan. Pengharapan akan erotisme melalui media dan senyawa yang akan menggores kecitraannya.

Cinta tidak akan pernah padam, meski rasa sakit meradang hingga mengental dan binasa. Kematian bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, kematian bukan dan tidak untuk memisahkan insan yang mencintai dari insan yang dicintai karena cinta selalu membawa untuk memelihara dunia dalam kedamaian dan keabadian.

Cinta tidak akan mengenal kedalamannya sendiri sampai melewati saat perpisahan. Ketika perpisahan datang, cinta akan menjelma menjadi kerinduan. Semakin terpendam maka semakin haus akan kasihnya. Semakin dilupakan maka semakin pedih akan siksanya. Semakin mengembara maka semakin merangkaki dinding buta. Dengan berada jauh dari cinta, manusia akan belajar untuk lebih menghargai cintanya.

Kehidupan cinta selalu mengikuti garis  edar waktu; melintasi detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, milenium, dan sampai waktu berhenti berputar. Cinta adalah satu-satunya kebebasan di atas dunia ini, dia mengangkat jiwa begitu tinggi, hukum-hukum manusia serta kenyataan alam yang kelam mendinding batu tidak dapat mengubah atau merintangi kemana dirinya akan  singgah karena cinta akan terus mengalir dalam sumsum dan darah. Cinta tidak akan memberikan apa-apa, kecuali keseluruhan dirinya, dan ia pun tidak akan mengambil apa-apa, kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tidak memiliki atau dimiliki, karena cinta telah cukup untuk cinta.


Dariku ‘sang pujangga’

Friday, October 19, 2012

TEORI MANAJEMEN NEO KLASIK

Teori manajemen neoklasik adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya dengan tujuan bersama. Aliran teori ini timbul karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efisiensi dalam produksi keselarasan kerja. Para pakar telah mencoba melengkapi organisasi klasik dengan pandangan sosiologi dan psikologi. Teori ini muncul dan mengusulkan perubahan-perubahan pada teori klasik yang merubah, menambah, dan dalam banyak  hal memperluas teori klasik.

Teori manajemen neoklasik mengemukakan perlunya :

1.      Partisipasi atau melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan
2.      Perluasan kerja (job enlargement)
3.      Management bottom-up. Teknik ini memperkenankan para junior untuk melihat
perusahaan dari pandangan manajer puncak dan bertindak bukan sebagai spesialis satu
kegiatan.

Tokoh tokoh dalam teori ini :

1.      Hugo Munsterberg (1863 – 1916)
Hugo dikenal sebagai bapak psikologi industri. Dalam bukunya ‘phsicology and industrial efficiency’ menguraikan bahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara yaitu:
1. penemuan best possible person
2. penemuan best possible work
3. penggunaan best possible effect

2.      Elton Mayo (1880 – 1949)
Terkenal dengan percobaan-percobaan Howthorne, dimana hubungan manusiawi menggambarkan manajer bertemu atau berinteraksi dengan bawahan. Bila moral atau efisiensi kerja memburuk maka hubungan manusiawi dalam organisasi juga akan buruk.

Dengan hasil pembahasan di atas, saya merasa tertatik karena pada saat ini teori manajemen neoklasik begitu banyak diterapkan oleh berbagai negara di dunia ini, termasuk dalam sistem pengajaran ilmu ekonomi di berbagai bangku kuliah yang bercirikan dominannya pemakaian metode kuantitatif dalam melakukan analisis ekonomi, serta lebih banyak menekankan pentingnya aspek sosial dan aspek psikologis (emosi) dalam pekerjaan atau organisasi informal.



Sumber :